x

Wali Kota Bagikan 722 Sertifikat PTSL Untuk Warga Kota Blitar

Blitar Kota - Rabu, (16/09/2020) Pemerintah Kota Blitar kembali memberikan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi warga Kota Blitar. Melalui program sertifikasi tanah dari presiden, pemkot Blitar memberikan sebanyak 722 Sertifikat PTSL untuk warga Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Sukorejo.

Santoso, Wali Kota Blitar usai acara mengatakan, sertifikasi tanah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengklaim hak milik tanah yang dimiliki. Ditargetkan, maksimal tahun 2025 seluruh tanah di Kota Blitar sudah terdaftar hak milik. Penyarahan Sertifikat PTSL dilakukan secara simbolis oleh Santoso didampingi oleh Kepala Badan Pertanahan Kota Blitar dan Camat setempat. Sebanyak 722 sertifikat PTSL diberikan dengan rincian Kecamatan Sananwetan sebanyak 597 PTSL, dan Kecamatan Sukorejo sebanyak 125 PTSL. Santoso menghimbau, bagi warga Kota Blitar yang belum memiliki sertifikat tanah agar segera mengurus untuk menghindari kesalah pahaman dikemudian hari.

“Hari ini kita bagikan Serifikat ya PTSL kepada warga Kecamatan Sananwetan dan Sukorejo, harapannya kedepan warga ini tenang karena tanahnya sudah jadi hak milik resmi ada buktinya. Untuk warga Kota Blitar, yang belum melakukan pendaftaran segera diurus ya targetnya tahun 2025 seluruh tanah di Kota Blitar sudah bersertifikat,” kata Santoso.

Sementara Budi Doyo, Kepala Badan Pertanahan Kota Blitar mengatakan, sertifikat yang dibagikan merupakan Sertifikat yang penerbitannya sejak tahun 2019 dan 2020. Pihaknya menyampaikan untuk tahun 2020 saja, sertifikat yang dibagikan sebanyak 300, dan menyisakan 26 bidang saja yang masih dalam proses. Budi juga mendukung penuh terkait target tahun 2025 seluruh tanah di Kota Blitar sudah bersertifikat. Bahkan pihaknya optimis dalam 3 tahun kedepan seluruh tanah di Kota Blitar sudah bersertifikat.

“Iya ini sebanyak 722 sertifikat ini dari tahun 2019 dan 2020. Untuk tahun ini aja total 300 sertifikat. Kalau targetnya tahun 2025, harusnya di Kota Blitar 3 tahun lagi saya rasa bisa ya semua bersertifikat,” jelas Budi.

Sementara itu, seluruh acara berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (Fix)

Share icon