x

Tidak Efektif, Ikatan IDI Kota Blitar Tidak Rekomendasikan Masker Scuba

Blitar Kota - Rabu, (16/09/2020) Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi penggunaan masker sebagai upaya meminimalisir penularan Covid-19. Namun tidak semua jenis masker efektif digunakan masyarakat, diantaranya masker scuba.

Mafrurrochim Hasyim, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Blitar mengatakan, jika penggunaannya untuk meminimalisir penularan Covid-19, masker scuba memang kurang efektif karena hanya satu layer dan bahannya terlalu tipis. Sehingga kemungkinan tidak bisa menyaring udara yang masuk lebih besar. Namun demikian, hingga sekarang tidak ada dasar hukum atau larangan tertulis yang mengatakan masker scuba tidak boleh digunakan. IDI hanya merekomendasikan ke pemerintah, agar ikut mensosialisasikan ke masyarakat.

Dibanding makser scuba, Hasyim menyebut, masker kain lebih bagus, asal bahannya dua layer. Pihaknya juga menyarankan, agar masyarakat membeli masker kain yang bisa dilapisi tissue, agar penyaringan udaranya lebih maksimal.

“Kalau yang bagus lagi itu masker medis, namun itu untuk tenaga medis dan orang yang bergejala. Untuk masyarakat yang sehat cukup masker kain, tapi yang dua layer dan bisa dibuka dan dilapasi tissue,” kata Hasyim.

Disinggung mengenai kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker, Hasyim menilai sudah bagus dibanding awal kemunculan pendemi Covid-19. Pihanya mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Blitar yang secara masif menggerakkan masyarakat untuk disiplin menggunakan masker.

“Upaya dari Pemerintah Kota ini kan sesuai dengan rekomendasi IDI 3 bulan lalu, yang meminta Pemerintah Kota melakukan gerakan maskerisasi masyarakat,” pungkas Hasyim. (Kir)

 

Share icon