x
Dikirim oleh adminkecsananwetan pada 23 November 2022

22 November 2022 Kota Blitar - Wali Kota Blitar bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) memaparkan inovasi Pemkot Blitar yaitu Layanan Kunjungan Terpadu di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar (Laku Tepak), dalam ajang lomba program I-SIM For Cities, Selasa (22/11/2022). Wali Kota Blitar, Santoso menjelaskan Laku Tepak merupakan suatu layanan yang diberikan Pemerintah Kota untuk mengetahui keterampilan hingga kesehatan anak binaan di LPKA Kelas I Blitar. Inovasi tersebut dilakukan pemerintah bersama TNI-Polri hingga KUA untuk mewujudkab ekosistem pembangunan berkelanjutan. Santoso menyebut ada beberapa kegiatan dalam Laku Tepak. Seperti pelatihan pertanian dan peternakan, pengembangan skill atau teknik perbengkelan, posyandu remaja, pembinaan rohani serta pemberian paket suplemen tambahan. "Inovasi Laku Tepak kami hadirkan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak di LPKA agar mereka tidak minder dan bisa bangkit untuk memperbaiki diri dengan skill yang mereka miliki. Kami juga berikan beberapa pelatihan bersama lintas OPD dilingkup pemkot Blitar" kata Santoso. Sementara itu, Kasi Perawatan, LPKA Kelas I Blitar, Priyo mengatakan program Laku Tepak mampu membawa dampak positiv bagi remaja binaan LPKA Kelas I Blitar. Dimana inovasi tersebut mampu merubah remaja untuk hidup sehat, kreatif, mandiri dan bekerja keras. Priyo menjelaskan adanya inovasi tersebut, juga diharapakan mampu menurunkan angka pelanggaran bagi remaja di wilayah Blitar Raya. "Semoga ini kedepan mampu merubah seluruh remaja binaan LPKA Kelas I Blitar menjadi lebih baik. Dan nanti setelah keluar dari LPKA, mereka siap bekerja dengan skill yang dimiliki masing-masing individu" jelas Priyo. Sekedar diketahui, inovasi Laku Tepak merupakan inovasi yang dihadirkan pemerintah kota melalui Kecamatan Sananwetan sejak 2019 lalu. (Fan)

Sumber Berita : https://mahardhikafm.com/pages/berita/detailberita.php?id_berita=1198