x
Dikirim oleh adminkecsananwetan pada 29 April 2015

<p align="justify"><b>BLITAR</b> - Menjadi rutinitas pecinta Bonsai, setiap tahun turut mengisi peringatan hari jadi Kota Blitar dengan menggelar festival tanaman bonsai. Pembukaan gebyar Bonsai Bumi Bung Karno peringatan hari jadi ke-109 tahun ini oleh Camat Sananwetan dilaksanakan Kamis siang (23/04). Kegiatan akan berlangsung hingga 27 April mendatang bertempat di halaman Istana Gebang.<br><br>Juyanto, SE., MM Ketua pelaksana kegiatan dikonfirmasi seusai pembukaan pada Kamis (23/04) mengatakan bahwa ada sekitar 70 tanaman bonsai yang diikutkan dalam gebyar Bonsai tahun ini. Adapun pemilik bonsai berasal dari Blitar Raya dan daerah sekitar seperti Tulungagung, Kediri, Nganjuk dan lain-lain. Kegiatan ini bertaraf regional Jatim. Ada tiga tingkat penilaian diantaranya untuk kategori prospek, kategori regional atau setengah jadi dan kategori bonsai jadi atau madya. <br><br>Menurut Juyanto, selain ikut berpartisipasi mengisi hari jadi, kegiatan itu juga bertujuan untuk mendukung program ekonomi kreatif. Seperti diketahui, dengan kreatifitas yang dimiliki para pecinta bonsai. Pohon bonsai yang kecil pun bisa bernilai sangat ekonomis, harganya bisa mencapai jutaan rupiah.<br><br>Kegiatan itu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pecinta Bonsai. Seperti diungkapkan Imam Khoiri warga desa Bangsri Kabupaten Blitar. Pihaknya berharap pameran atau festival Bonsai akan terus dirutinkan sebagai upaya untuk melestarikan tanaman langka. Agar generasi penerus tetap bisa mewarisinya.<br><br>Dalam penilaian lomba, panitia melibatkan juri nasional yang sangat berkompeten dibidangnya. (ram)<br><br></p>